September 26, 2017085322922057starcoachindonesia@gmail.com

Pecat Client Anda!

Star

 

Sebagai seorang Business Coach, belum lama saya memecat client saya yang membayar Rp 15.000.000,- per bulan dengan sesi coaching 2-3 jam per 2 minggu. Pertama-tama sebelum memecat client ini saya merasa sayang juga jika dipecat. Tetapi koq lama-lama…lebih baik dipecat daripada diteruskan, menghabiskan waktu, tenaga dan biaya. ( mengutip  dari Aa Gym) btw  sebelum saya melanjutkan cerita, ijinkan saya bercerita terlebih dahulu sewaktu saya ke Korea, saya mendengarkan presentasi kesehatan mengenai Red pine, adapun kegunaannya adalah membersihkan pembuluh darah dari lemak, dari bahan-bahan kimia yang menempel serta melancarkan peredaran darah. Kenapa? Karena semakin lama darah yang membawa nutirisi dan sekaligus lemak dan bahan kimia yang terkandung di dalamnya meningkatkan penebalan pembuluh darah. Wuiiih seram juga ternyata! Apa akibat buruknya jika pembuluh darah tidak bisa mengalirkan darah dengan baik?

Beberapa akibatnya:

  1. Lumpuh
  2. Sering pusing
  3. Tubuh kaku
  4. Sering kesemutan
  5. Mudah masuk angin
  6. Penuaan dini
  7. Stroke

Lantas apa hubungannya dengan bisnis? Ingat tadi di atas saya bicara mengenai saya memecat client saya? Penjelasan sekilas, bahwa banyak pembicara untuk mendapatkan, menjaga dan memelihara client. Ya benar pada satu sisi, di sisi lain juga perlu diingat untuk memecat client Anda. Cuma jangan sembarangan pecat!

Biar saya perjelas maksud saya, Jadi client saya yang satu ini sering membatalkan janji padahal dari jauh hari sudah sepakat, beberapa kali bayar tidak ontime ( bahkan tertunda beberapa bulan), dan tidak mengerjakan kesepakatan awal berupa tugas yang seharusnya mereka kerjakan.

Sebagian isi surat saya kira-kira bunyi seperti ini:

 

Yth. Pak ABC & Ibu XYZ

Di tempat

Kerja sama kontrak coaching kita sejak awal ditujukan untuk  membantu PT ABCDE untuk  berkembang, terutama untuk membuat sistemasi di bagian yang belum punya sistem dan memperbaiki sistem yang sudah berjalan.

Semua sistemasi yang akan dibuat atau dijalankan perlu dijalankan oleh manusianya. Tidak ada sistem yang fully automated tanpa bantuan tenaga manusia apalagi jika sistem tersebut membutuhkan highly skilled workers.

Memang tidak semua perubahan menyenangkan, apalagi jika mendapatkan pekerjaan tambahan dan semua orang yang terlibat dibuat lebih disiplin dalam bekerja dengan aturan main dan aturan kerja. Semua dimulai dari leader, jika leader mau berubah dan konsisten untuk menjalankan perubahan, semua perubahan akan menjadi lebih mudah dilalui.

Dalam menyikapi suatu perubahan, biasanya ada godaan dan godaan tersebut dapat dihadapi dengan 3 (tiga) cara:

  1. Mengikuti arus, kembali kepada kebiasaan awal alias tidak berubah
  2. Melawan godaan hingga lelah dan akhirnya kembali juga pada kebiasaan lama
  3. Menerima godaan sebagai proses pendewasaan untuk berubah manjadi lebih baik

Seperti kita tahu bahwa hidup adalah pilihan. Dan ketiga pilihan di atas adalah pilihan. Kita bisa memilih untuk maju atau kita bisa menyerah. Yang jelas, kita tidak bisa memilih keduanya.

Saya sebagai seorang coach adalah orang luar yang membantu mengarahkan perubahan tersebut ke arah yang leader inginkan. Kami pun bekerja dengan komitmen dan aturan main.

Saya yakin dan percaya bahwa Pak ABC dan Ibu XYZ adalah orang yang memegang komitmen. Komitmen kontrak coaching yang kita sudah sepakati adalah coaching sebanyak 2x per bulan disertai dengan pembayaran rutin setiap bulan via transfer per tanggal 15 selama setahun terhitung sejak tanggal ditandatanganinya kontrak. DAN karena waktu amat berharga untuk kita semua, setiap bulannya kami akan memberikan tanggal sesi coaching untuk bulan berikutnya.

Adapun homefun/tugas bertujuan untuk membuat PT ABCDE lebih tersistem sehingga hasil coaching ini bisa dijalankan oleh semua orang dalam perusahaan. Coaching sama seperti dokter tidak bisa menjamin kesembuhan pasien tanpa komitmen pasien untuk sembuh, begitu pula dengan saya sebagai coach juga tidak bisa menjamin keberhasilan klien tanpa komitmen klien tersebut untuk maju.

Yang kami bisa jamin adalah kami memberikan waktu kami untuk membantu klien dalam perubahan ke arah yang mereka inginkan. Kami menggunakan ilmu pengetahuan yang kami dapatkan untuk membantu klien.

Kami meminta PT ABCDE untuk kembali kepada komitmen awal kontrak coaching. Jika memang PT ABCDE bisa kembali menjalankan komitmen sesuai perjanjian awal, maka coaching akan diteruskan. Jika memang hal tersebut tidak memungkinkan, hubungan kerja sama coaching kita berhenti sampai di sini.

Terima kasih.

 

Best regards,

Coach Barlian Winarta

Indonesia’s Favorite Business Coach

 

Ternyata hanya dengan mengambil keputusan untuk pecat client, sudah terbebas dari menghabiskan waktu untuk set jadwal, terbebas dari rasa kesal yang timbul akibat jadwal berubah-ubah, dan terbebas dari rasa kesal mengurus tagihan yang selalu di ulur-ulur (bisa berbulan-bulan lamanya) dan ternyata sama dengan membersihkan pembuluh darah dengan Red Pine, kita juga perlu membersihkan apa yang tidak bermanfaat, membersihkan apa yang menjadi beban pikiran kita, membebaskan diri dari emosi-emosi negatif. Maka jika hal negatif sudah bersih maka hal positif pun lebih mudah  mengalir. Semoga bermanfaat! Like dan share Anda membuat kami lebih termotivasi untuk membuat artikel yang lebih baik lagi, terima kasih.

Recommended Posts
Showing 2 comments
  • Petrus Soeganda

    Menarik. Semua kembali ke komitmen

    • admin

      Dear Mr Petrus Soeganda,

      Terima kasih untuk responnya.

Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.